ANGKATAN UMUM DAN
PERENCANAAN WILAYAH KOTA
Assalamu’alaikum wr.wb.
Hallo teman - teman
semuanya, kembali lagi dengan saya Najmi Restu Utami biasa dipanggil Najmi mahasiswa
Institut Teknologi Nasional Bandung Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota
Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Angkatan 2019. Kali ini saya akan
membahas mengenai Angkutan Umum dan Perencanaan Wilayah Kota.
Langsung aja kita masuk
ke pembahasan.
Pengertian Angkutan Umum
Angkutan
umum atau Transportasi
umum (dikenal pula sebagai transportasi publik atau transportasi massal) adalah layanan angkutan penumpang oleh sistem
perjalanan kelompok yang tersedia untuk digunakan oleh masyarakat umum,
biasanya dikelola sesuai jadwal, dioperasikan pada rute yang ditetapkan, dan
dikenakan biaya untuk setiap perjalanan.
Unsur-Unsur
Dasar Transportasi
Ada lima unsur pokok transportasi, yaitu:
a) Manusia, yang membutuhkan transportasi
b) Barang, yang diperlukan manusia
c) Kendaraan, sebagai sarana transportasi
d) Jalan, sebagai prasarana transportasi dan
e) Organisasi
Fungsi Transportasi
atau Angkutan Umum
Fungsi Transportasi (Regional dan Lokal) Transportasi atau Angkutan umum
perlu untuk mengatasi kesenjangan jarak dan komunikasi antara tempat asal dan
tempat tujuan. Untuk itu dikembangkan sistem transportasi dan komunikasi, dalam
wujud sarana (kendaraan) dan prasarana (jalan). Dari sini timbul jasa angkutan
untuk memenuhi kebutuhan perangkutan (trans-portasi) dari satu tempat ke tempat
lain.
Tujuan Angkutan Umum
Tujuan utama keberadaan angkutan umum penumpang adalah
menyelenggarakan pelayanan angkutan yang baik dan layak bagi masyarakat. Ukuran
pelayanan yang baik adalah pelayanan yang aman, cepat, murah dan nyaman. Selain
itu, keberadaan angkutan umum penumpang juga membuka lapangan kerja. Ditinjau
dengan kacamata perlalu lintasan, keberadaan angkutan umum penumpang mengandung
arti pengurangan volume lalu lintas kendaraan pribadi, hal ini dimungkinkan
karena angkutan umum penumpang bersifat angkutan massal sehingga biaya angkut
dapat dibebankan kepada lebih banyak orang atau penumpang. Banyaknya penumpang
menyebabkan biaya penumpang dapat ditekan serendah mungkin ( Warpani, 1990).
Perencanaan Wilayah dan Kota
Perencanaan Wilayah dan Kota adalah jurusan yang
mempelajari kondisi ruang masa kini dan merencanakannya untuk kebutuhan masa
depan. Teknik
Perencanaan Wilayah dan Kota atau Teknik Planologi adalah sebuah program studi
yang mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan penataan dari suatu kota atau
wilayah tertentu. Mahasiswa yang masuk ke dalam jurusan ini akan mempelajari
dasar-dasar dari suatu perencanaan.
Lebih lanjut masalah morfologi dari suatu
kota, jalur transportasi, hingga struktur tanah wilayah, dan perpetaan
dipelajari semuanya dengan detail. Materi lainnya dapat mencakupi
Perencanaan, Kependudukan, Pengantar Ekonomika Perencanaan, Ekonomika Wilayah
dan Kota,Pembiayaan Pembangunan dan Pengembangan Komunitas, serta Perencanaan
dan Politik dll. Dalam penyelenggaraan perkuliahan tersebut prodi PWK didukung
oleh 4 KK (Kelompok Keahlian) yaitu Perencanaan Wilayah dan Perdesaan,
Perencanaan dan Perancangan Kota, Sistem Infrastruktur Wilayah dan Kota, dan
Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Kebijakan.
Prospek
Kerja
Seorang alumni PWK mempunyai prospek
kerja yang luas karena cakupan ilmunya yang luas, beberapa diantaranya:
- Instansi Pemerintah
Sebagai pengajar, peneliti, dan pegawai di perguruan tinggi negara, Bappenas, PU, Departemen Dalam Negeri, BPPT, Kementerian Perumahan Rakyat, Pemda, Dinas Tata Kota, dan berbagai instansi pemerintah lainnya baik pusat maupun daerah - Sektor Swasta
Sebagai tenaga ahli di konsultan (perencanaan, pariwisata, dan lainnya) LSI (statistik), bagian pengembangan komunitas dari perusahaan seperti PT. Astra Internasional, PT. MedCo Energi, bagian perencanaan PT. Riau Andalan Pulp and Paper, developer dan kontraktor properti, pengajar dan peneliti di perguruan tinggi swasta, dan lainnya - LSM
Sebagai aktivitis di LSM karena ilmu sosial, komunitas, dan pemerintahan yang dipelajari seperti di AKATIGA, Sawarung, BIGS, dan lainnya - Diluar Keilmuan
Karena pola pikirannya yang runtut dan kemampuan untuk mengenal sebuah prinsip dasar manajemen maka lulusan PWK juga bisa bekerja di bank dan beberapa lembaga keuangan lain serta beberapa perusahaan swasta.
Keterkaitan Angkutan Umum dengan Perencanaan
Wilayah dan Kota
Perencanaan pembangunan kawasan wilayah dan kota sangat mempengaruhi pola pergerakan, dimana penggunaan lahan dan rencana distribusi spasialnya merupakan penentu dalam pangadaan prasarana dan sarana transportasi yang menyebabkan terjadinya interaksi. Hal yang penting dalam melancarkan interaksi antara tata guna lahan kota dengan kebutuhan transportasi yang dapat mendukung aktifitas yang terdapat pada masing-masing tata guna lahan kota tersebut. Untuk itu perencanaan tata ruang wilayah dan kota perlu mendapat perhatian bersama oleh intansi terkait, dari berbagai aktifitas tata guna lahan wilayah dan kota tersebut orang perlu melakukan perjalanan dengan menggunakan sarana dan jaringan transportasi yang ada sehingga mengakibatkan terjadinya arus orang, kendaraan, barang dan jasa dan ke aktivitas tata guna lahan wilayah dan kota yang ada.
Kesimpulan
Untuk wilayah perkotaan,
transportasi memegang peranan yang cukup menentukan. Suatu kota yang baik dapat
ditandai, antara lain dengan melihat kondisi transportasinya. Transportasi yang
baik, aman, dan lancar selain mencerminkan keteraturan kota, juga
memperlihatkan kelancaran kegiatan perekonomian kota.
Jadi sekian pembahasan kali ini
mohon maaf apabila terdapat banyak kesalahan karena saya masih dalam tahap
pembelajaran. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.
Wassalamu’alaikum wr.wb.














