Minggu, 06 Oktober 2019

ANGKATAN UMUM DAN PERENCANAAN WILAYAH KOTA

Assalamu’alaikum wr.wb.
Hallo teman - teman semuanya, kembali lagi dengan saya Najmi Restu Utami biasa dipanggil Najmi mahasiswa Institut Teknologi Nasional Bandung Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Angkatan 2019. Kali ini saya akan membahas mengenai Angkutan Umum dan Perencanaan Wilayah Kota.
Langsung aja kita masuk ke pembahasan.

Pengertian Angkutan Umum



Angkutan umum atau Transportasi umum (dikenal pula sebagai transportasi publik atau transportasi massal) adalah layanan angkutan penumpang oleh sistem perjalanan kelompok yang tersedia untuk digunakan oleh masyarakat umum, biasanya dikelola sesuai jadwal, dioperasikan pada rute yang ditetapkan, dan dikenakan biaya untuk setiap perjalanan.
Unsur-Unsur Dasar Transportasi
Ada lima unsur pokok transportasi, yaitu:
a) Manusia, yang membutuhkan transportasi
b) Barang, yang diperlukan manusia
c) Kendaraan, sebagai sarana transportasi
d) Jalan, sebagai prasarana transportasi dan
e) Organisasi

Fungsi Transportasi atau Angkutan Umum
Fungsi Transportasi (Regional dan Lokal) Transportasi atau Angkutan umum perlu untuk mengatasi kesenjangan jarak dan komunikasi antara tempat asal dan tempat tujuan. Untuk itu dikembangkan sistem transportasi dan komunikasi, dalam wujud sarana (kendaraan) dan prasarana (jalan). Dari sini timbul jasa angkutan untuk memenuhi kebutuhan perangkutan (trans-portasi) dari satu tempat ke tempat lain.

Tujuan Angkutan Umum
Tujuan utama keberadaan angkutan umum penumpang adalah menyelenggarakan pelayanan angkutan yang baik dan layak bagi masyarakat. Ukuran pelayanan yang baik adalah pelayanan yang aman, cepat, murah dan nyaman. Selain itu, keberadaan angkutan umum penumpang juga membuka lapangan kerja. Ditinjau dengan kacamata perlalu lintasan, keberadaan angkutan umum penumpang mengandung arti pengurangan volume lalu lintas kendaraan pribadi, hal ini dimungkinkan karena angkutan umum penumpang bersifat angkutan massal sehingga biaya angkut dapat dibebankan kepada lebih banyak orang atau penumpang. Banyaknya penumpang menyebabkan biaya penumpang dapat ditekan serendah mungkin ( Warpani, 1990).

Perencanaan Wilayah dan Kota


Perencanaan Wilayah dan Kota adalah jurusan yang mempelajari kondisi ruang masa kini dan merencanakannya untuk kebutuhan masa depan. Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota atau Teknik Planologi adalah sebuah program studi yang mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan penataan dari suatu kota atau wilayah tertentu. Mahasiswa yang masuk ke dalam jurusan ini akan mempelajari dasar-dasar dari suatu perencanaan.
Lebih lanjut masalah morfologi dari suatu kota, jalur transportasi, hingga struktur tanah wilayah, dan perpetaan dipelajari semuanya dengan detail. Materi lainnya dapat mencakupi Perencanaan, Kependudukan, Pengantar Ekonomika Perencanaan, Ekonomika Wilayah dan Kota,Pembiayaan Pembangunan dan Pengembangan Komunitas, serta Perencanaan dan Politik dll. Dalam penyelenggaraan perkuliahan tersebut prodi PWK didukung oleh 4 KK (Kelompok Keahlian) yaitu Perencanaan Wilayah dan Perdesaan, Perencanaan dan Perancangan Kota, Sistem Infrastruktur Wilayah dan Kota, dan Pengelolaan Pembangunan dan Pengembangan Kebijakan.
Prospek Kerja
Seorang alumni PWK mempunyai prospek kerja yang luas karena cakupan ilmunya yang luas, beberapa diantaranya:
  • Instansi Pemerintah
    Sebagai pengajar, peneliti, dan pegawai di perguruan tinggi negara, Bappenas, PU, Departemen Dalam Negeri, BPPT, Kementerian Perumahan Rakyat, Pemda, Dinas Tata Kota, dan berbagai instansi pemerintah lainnya baik pusat maupun daerah
  • Sektor Swasta
    Sebagai tenaga ahli di konsultan (perencanaan, pariwisata, dan lainnya) LSI (statistik), bagian pengembangan komunitas dari perusahaan seperti PT. Astra Internasional, PT. MedCo Energi, bagian perencanaan PT. Riau Andalan Pulp and Paper, developer dan kontraktor properti, pengajar dan peneliti di perguruan tinggi swasta, dan lainnya
  • LSM
    Sebagai aktivitis di LSM karena ilmu sosial, komunitas, dan pemerintahan yang dipelajari seperti di AKATIGA, Sawarung, BIGS, dan lainnya
  • Diluar Keilmuan
    Karena pola pikirannya yang runtut dan kemampuan untuk mengenal sebuah prinsip dasar manajemen maka lulusan PWK juga bisa bekerja di bank dan beberapa lembaga keuangan lain serta beberapa perusahaan swasta.
Keterkaitan Angkutan Umum dengan Perencanaan Wilayah dan Kota

Perencanaan pembangunan kawasan wilayah dan kota sangat mempengaruhi pola pergerakan, dimana penggunaan lahan dan rencana distribusi spasialnya merupakan penentu dalam pangadaan prasarana dan sarana transportasi yang menyebabkan terjadinya interaksi. Hal yang penting dalam melancarkan interaksi antara tata guna lahan kota dengan kebutuhan transportasi yang dapat mendukung aktifitas yang terdapat pada masing-masing tata guna lahan kota tersebut. Untuk itu perencanaan tata ruang wilayah dan kota perlu mendapat perhatian bersama oleh intansi terkait, dari berbagai aktifitas tata guna lahan wilayah dan kota tersebut orang perlu melakukan perjalanan dengan menggunakan sarana dan jaringan transportasi yang ada sehingga mengakibatkan terjadinya arus orang, kendaraan, barang dan jasa dan ke aktivitas tata guna lahan wilayah dan kota yang ada.
Kesimpulan
Untuk wilayah perkotaan, transportasi memegang peranan yang cukup menentukan. Suatu kota yang baik dapat ditandai, antara lain dengan melihat kondisi transportasinya. Transportasi yang baik, aman, dan lancar selain mencerminkan keteraturan kota, juga memperlihatkan kelancaran kegiatan perekonomian kota.

Jadi sekian pembahasan kali ini mohon maaf apabila terdapat banyak kesalahan karena saya masih dalam tahap pembelajaran. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di pembahasan selanjutnya.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ANGKATAN UMUM DAN PERENCANAAN WILAYAH KOTA Assalamu’alaikum wr.wb. Hallo teman - teman semuanya, kembali lagi dengan saya Najmi Restu...